catatanmanusiabodoh’s Weblog












Screenshot Subtitles.com.br

Koleksi film dalam bentuk digital yang disimpan di hardisk kadang tak selalu dilengkapi dengan subtitle yang diinginkan. Padahal, subtitle bisa berguna untuk menikmati film lebih lanjut, mulai dari memahami alur cerita hingga menangkap kata-kata sulit yang mungkin diucapkan pemainnya.

Untungnya, ada situs-situs internet yang menyediakan subtitle untuk di-download kolektor film. Berikut adalah tiga di antaranya:

AnySubs.com

AnySubs menyediakan file teks untuk film dengan format DivX secara gratis. Di situs ini pengguna bisa melihat-lihat koleksi subtitle yang ada berdasarkan urut abjad maupun melihat Top 100 judul yang paling banyak di-download.

Kebanyakan file di AnySubs menggunakan format SRT. Situs itu menyediakan pencarian subtitle berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Namun koleksinya akan tergantung dari keaktifan komunitas karena kebanyakan subtitle yang ada disumbangkan oleh komunitas.

Subs.to

Tampilan awal Subs.to menyerupai Google, sehingga mengesankan dirinya sebagai mesin cari subtitle. Selain lewat pencarian ala Google itu, pengguna juga bisa melihat Search Cloud untuk melihat kata kunci yang populer.

Beberapa informasi penting ditampilkan sebelum mengunduh subtitle, termasuk ukuran file, format subtitle (srt atau sub) dan tingkat frames per second yang digunakan.

Subtitles.com.br

Dibandingkan dua di atas, Subtitles.com.br adalah yang paling lengkap. Pertama, ia menyediakan cukup banyak pilihan file, mulai dari sub, srt hingga txt.

Kedua, Subtitles.com.br menyediakan preview subtitle yang akan di-download. Ini tentunya memudahkan pengguna untuk melihat dulu, apakah kualitas teks yang ditampilkan cukup baik atau tidak.

Nah, yang ketiga, Subtitles.com.br menyediakan sebuah piranti lunak gratisan bernama Subtitles 1.1. Lewat software untuk Windows ini, pengguna bisa klik kanan pada file film yang diinginkan untuk mencari subtitle yang sesuai.




Kehadiran virus W32/VBWorm.BEUA atau yang lebih dikenal sebagai virus shortcut yang mengeksploitasi celah keamanan terbilang cukup meresahkan. Sebab, meski berlabel virus lokal, ia tidak hanya memanfaatkan keteledoran pengguna. Namun telah ‘naik kelas’ dengan menerobos celah keamanan Windows.

Simak 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut, menurut Adang Jauhar Taufik, analis dari Vaksincom:

1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.

2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/

4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].

5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL

[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.

Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:

-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.

Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:

>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB

Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).

7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.

Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].

8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut diĀ  http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx

Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.



dan lain-lain
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.